







Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu, Zulhairi menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah bukan sekadar seremoni administratif, melainkan titik awal pengabdian yang sarat tanggung jawab bagi setiap aparatur. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil, Pejabat Fungsional, serta Notaris Pengganti Tahun 2026, Rabu (03/06/2026) di Aula Soekarno.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 11 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang seluruhnya mengisi jabatan fungsional, serta dilakukan pengambilan sumpah terhadap 1 Notaris Pengganti.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Tongam Renikson Silaban, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Titik Setiawati, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bengkulu Victor Manurung, Kepala Bagian Umum Rahmat Huda, Kepala Bidang Pelayanan AHU Pande Made Handika Riady, Kepala Bidang Pelayanan KI Nova Harneli, serta perwakilan KemenHAM Wilayah Kerja Bengkulu Andi Wibowo, beserta para tamu undangan lainnya.
“Momentum ini merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri, sekaligus amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada institusi dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Kakanwil dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan mengandung komitmen kuat untuk menjunjung tinggi integritas, bekerja secara jujur, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Kepada para PNS yang baru dilantik, Kakanwil mengingatkan bahwa status sebagai ASN bukan hanya soal kedudukan, tetapi kesiapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ASN dituntut untuk responsif, adaptif, profesional, serta terus mengembangkan kompetensi di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Sementara itu, bagi pejabat fungsional, ia menegaskan pentingnya peran strategis dalam mendukung kinerja organisasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah instansi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi hasil nyata bagi masyarakat.
Kakanwil juga memberikan penekanan khusus kepada Notaris Pengganti yang baru diambil sumpahnya. Ia mengingatkan bahwa profesi kenotariatan menuntut integritas tinggi, independensi, serta kepastian hukum dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran untuk mendukung transformasi birokrasi melalui penguatan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, peningkatan disiplin, serta kolaborasi yang solid dalam membangun budaya kerja positif di lingkungan kerja.
Menutup sambutannya, Kakanwil menyampaikan pesan reflektif bahwa jabatan hanyalah sarana, sementara yang akan dikenang oleh masyarakat adalah kontribusi nyata, kualitas pelayanan, dan integritas yang dijaga selama menjalankan amanah.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. (HUMAS_PASTI_CERIA)
#KementerianHukum
#KemenkumBengkulu
#KanwilKemenkumBengkulu
#LayananHukumMakinMudah
#KitaMulaiCaraBaru
#PENUHCERIA #CERIA
#Zulhairi
