




BENGKULU – Semangat Pembangunan Zona Integritas (ZI) kian berkobar di lingkungan Kementerian Hukum wilayah Bengkulu. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum, Zulhairi, membawa kabar menggembirakan saat memimpin Apel Bersama yang digelar pada hari ini.
Apel gabungan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Titik Setiawati, beserta seluruh jajaran pegawai dari Kanwil Kemenkum Bengkulu, Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu, hingga Kanwil Kemenham Sumsel Wilayah Kerja Bengkulu.
Dalam amanatnya, Kakanwil Zulhairi tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan solid mendukung pembangunan Zona Integritas. Usaha tersebut membuahkan hasil manis.
Berdasarkan hasil Desk Evaluasi oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal, Kanwil Kemenkum Bengkulu berhasil meraih nilai yang cukup tinggi. Keberhasilan ini sekaligus memastikan langkah instansi tersebut untuk melaju ke tahap krusial selanjutnya, yakni Penilaian Panel oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
"Ini adalah pencapaian kita bersama. Mari kita satukan doa dan tekad agar Kanwil Kemenkum Bengkulu sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tahun 2026 ini," ujar Zulhairi
Meski telah menorehkan hasil positif, Kakanwil mengingatkan jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri. Predikat WBK bukan sekadar gelar, melainkan cerminan nyata dari kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk itu, Zulhairi memberikan beberapa penekanan penting yang harus diimplementasikan oleh seluruh pegawai:
- Terus berikan layanan publik yang prima, cepat, dan transparan kepada masyarakat luas.
- Jadikan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai kompas utama dalam menjalankan setiap tugas dan fungsi pokok.
- Memastikan tata ruang kerja yang rapi dan bersih demi kenyamanan bersama serta menunjang produktivitas.
- Menjunjung tinggi kedisiplinan dan nilai-nilai integritas sebagai fondasi utama seorang aparatur negara.
Apel bersama ini menjadi momentum penting untuk merapatkan barisan antar instansi (Kemenkum, Imigrasi, dan Kemenham Wilker Bengkulu) demi mewujudkan komitmen birokrasi yang bersih, melayani, dan bebas dari korupsi di Bumi Merah Putih.
