
Bengkulu - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu (Kanwil Kemenkum Bengkulu) mengikuti Webinar Petunjuk Teknis (Juknis) Layanan Perseroan Perorangan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kementerian Hukum Tahun 2026 sekaligus langkah strategis dalam mendukung pengembangan berkelanjutan sistem layanan administrasi hukum umum di seluruh Indonesia. Webinar tersebut diikuti oleh Kepala Kanwil Kemenkum Bengkulu, Zulhairi, yang diwakili oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Titik Setiawati, Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum Pande Made Handika Riady, serta para Tim Kerja Bidang Pelayanan AHU. Keikutsertaan jajaran pimpinan ini mencerminkan komitmen kuat Kanwil Kemenkum Bengkulu dalam menyukseskan target nasional layanan Perseroan Perorangan (PP).
Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan petunjuk teknis layanan Perseroan Perorangan sekaligus menyampaikan strategi akselerasi pencapaian target nasional kepada seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum se-Indonesia. Sosialisasi ini penting guna memastikan keseragaman pemahaman, peningkatan kualitas layanan, serta optimalisasi capaian kinerja di masing-masing wilayah.
Dalam pemaparannya, Ditjen AHU menjelaskan transformasi sistem dan standardisasi output layanan Perseroan Perorangan sebagai upaya peningkatan kualitas dan efisiensi pelayanan publik. Selain itu, disampaikan pula target kinerja Tahun 2026 beserta skema apresiasi bagi kantor wilayah yang mampu mencapai atau melampaui target yang telah ditetapkan.
Secara nasional, Ditjen AHU menargetkan 80.000 pendirian Perseroan Perorangan sepanjang Tahun Anggaran 2026. Adapun target jangka pendek (quick win) pada April 2026 ditetapkan sebanyak 8.000 pendirian Perseroan Perorangan. Untuk mendorong optimalisasi capaian tersebut, diberlakukan pula mekanisme incentive and challenge bagi seluruh kantor wilayah.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Bengkulu diharapkan mampu menyusun langkah strategis dan inovatif guna mempercepat pendirian Perseroan Perorangan di wilayah Bengkulu, sekaligus meningkatkan kualitas layanan administrasi hukum umum. Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, target nasional Tahun 2026 diharapkan dapat tercapai secara optimal serta berkontribusi pada penguatan ekosistem usaha mikro dan kecil di Indonesia.



