
BENGKULU – Dalam rangka memperkuat pondasi integritas dan kualitas pelayanan publik, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu menggelar acara "Internalisasi Budaya Kerja, Tata Nilai PASTI dan Core Values BerAKHLAK" pada hari Rabu, 25 Februari 2026. Bertempat di Aula Soekarno, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Administrator, Duty Manager, CPNS, PPPK hingga barisan terdepan seperti Duta Layanan dan Security.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas arahan Inspektur Jenderal Kementerian Hukum terkait himbauan internalisasi nilai-nilai BerAKHLAK di lingkungan kementerian. Arahan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Zulhairi, yang didampingi oleh jajaran pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Titik Setiawati, dan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Tongam Renikson Silaban, serta turut dihadiri oleh Komisaris PT. Javas Anugrah Perkasa, Desy Maryani.
Dalam arahannya, Kakanwil Zulhairi membakar semangat seluruh elemen pegawai untuk terus bergerak maju mengukir prestasi. Beliau menekankan bahwa soliditas adalah kunci utama. "Maka dengan kebersamaan kita, ayo mari kita wujudkan WBK, jalani tugas dengan semangat," tegas Zulhairi. Tekad ini menjadi langkah konkret instansi untuk meraih predikat prestisius Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tahun 2026.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Tongam Renikson Silaban, menegaskan bahwa seluruh jajaran memiliki frekuensi semangat yang sama, di mana peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Titik Setiawati, menambahkan bahwa pelayanan paripurna berawal dari rasa percaya diri dan penguasaan materi. "Kita harus memberikan pelayanan terbaik. Untuk itu, kita harus percaya diri melayani. Para Duta Layanan dan seluruh pegawai harus mengerti dan paham betul tentang layanan-layanan yang ada pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu," jelasnya.
Hal ini sangat sejalan dengan pilar utama nilai dasar ASN, yakni Berorientasi Pelayanan, di mana aparatur dituntut untuk selalu ramah dan cekatan dalam memahami kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan pelayanan tidak lepas dari peran krusial para petugas di garis terdepan. Komisaris PT. Javas Anugrah Perkasa, Desy Maryani, menguraikan beberapa indikator keberhasilan spesifik bagi tenaga keamanan (security), customer care, dan pengemudi (driver).
Ia menekankan pentingnya kecepatan penyelesaian layanan sesuai jobdesk, serta dedikasi tinggi. "Loyalitas itu penting, apalagi saat ada WFA (Work From Anywhere). Petugas customer care dan office boy yang tetap bertugas di kantor harus menjalankan pekerjaannya dengan maksimal," papar Desy. Penegasan ini menggemakan kembali esensi dari nilai "Loyal", yakni menjaga nama baik dan dedikasi terhadap instansi.
Lebih lanjut, Desy mengingatkan para petugas untuk selalu menerapkan budaya 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun) kepada setiap pengunjung, serta memiliki kepedulian yang tinggi (loyal) terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, tanpa bermalas-malasan.
Dengan terselenggaranya internalisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu dapat mengimplementasikan Tata Nilai PASTI dan Core Values BerAKHLAK secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, memberikan pelayanan prima, dan sukses mewujudkan zona integritas WBK. (HUMAS_PASTI_PADEK)
#KementerianHukum #KemenkumRI #KemenkumBengkulu #KanwilKemenkumBengkulu #KawasanPenuhCeria #PASTIPADEK #LayananHukumMakinMudah #Zulhairi




