
Bengkulu, 17 Agustus 2025 – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Bengkulu menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di lapangan Kanwil Kemenkum Bengkulu. Dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Upacara dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Bengkulu, Zulhairi, serta dihadiri oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Machyudhie, jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Bengkulu, perwakilan Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu, serta Kanwil Kemenham Sumatera Selatan wilayah kerja Bengkulu. Sementara itu, Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Tongam Renikson Silaban mengikuti jalannya upacara di Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu rangkaian kegiatan pada upacara kali ini adalah penyematan Satya Lencana Karya Satya oleh Kepala Kantor Wilayah kepada para perwakilan pegawai penerima Satya Lencana Karya Satya X (sepuluh), XX (dua puluh), dan XXX (tiga puluh).
Selanjutnya, pada kesempatan ini Kakanwil Zulhairi membacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. Sambutan itu menekankan bahwa filosofi kemerdekaan bagi jajaran Kementerian Koordinator dan Kementerian terkait adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi, menjamin perlindungan hak asasi manusia, menyelenggarakan layanan keimigrasian yang berkualitas, serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang manusiawi.


Menko juga menegaskan empat makna kemerdekaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, yaitu:
1. Penegakan hukum yang bebas dari kepentingan kekuasaan atau kelompok tertentu.
2. Pemajuan hak asasi manusia yang memastikan perlindungan dan kehadiran negara dalam pencegahan serta penanganan pelanggaran HAM.
3. Pengelolaan keimigrasian yang menjaga kedaulatan negara dengan pelayanan dan pengawasan yang optimal.
4. Pemasyarakatan yang menjunjung nilai kemanusiaan, dengan memberikan rehabilitasi dan pembinaan agar warga binaan siap kembali berkontribusi di masyarakat.
Lebih lanjut, Menko menekankan bahwa keempat ranah tersebut sejalan dengan visi besar Astacita Presiden Prabowo Subianto, dalam mewujudkan supremasi hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta peningkatan kualitas layanan keimigrasian dan pemasyarakatan.
“Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras, bersinergi lebih erat, dan memberikan pelayanan publik terbaik demi kesejahteraan rakyat. Mari kita teguhkan komitmen, perkuat kolaborasi, dan bekerja tanpa lelah demi Indonesia yang lebih maju,” tegasnya.
Mengakhiri rangkaian upacara, Kakanwil Zulhairi didampingi para Pimpinan Tinggi Kanwil berkeliling bersalaman dengan seluruh jajaran pegawai. Momentum ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan kinerja pegawai Kemenkumham Bengkulu dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (HUMAS_PASTI_PADEK)









