






BINTUHAN – Dalam upaya mendekatkan layanan publik ke tengah masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu turut ambil bagian dalam kemeriahan Opening Ceremony Festival Gurita Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Kaur, Jumat (22/05/2026).
Bertempat di Lapangan Merdeka Bintuhan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu, Zulhairi, S.H., M.H., hadir secara langsung memenuhi undangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur. Gelaran akbar yang mengusung tema “Sease Seijean Dalam Berbakti: Satukan Tekad Bangun Tanah Kaur Tercinta” ini dihadiri langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, S.sos., M.A.P, Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal se-Provinsi Bengkulu, serta para pelaku UMKM dan komunitas kreatif.
Sebagai bentuk dukungan strategis pada festival yang mempromosikan potensi budaya dan pariwisata ini, Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kementerian Hukum Bengkulu menghadirkan inovasi layanan Mobile Intellectual Property Clinic yang bertajuk "PELA KITO".
Layanan kekayaan intelektual bergerak ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Nova Harneli, S.H beserta Tim Kerja. Melalui PELA KITO, masyarakat dan pelaku UMKM yang hadir di festival dapat mengakses layanan konsultasi, asistensi, penelusuran, hingga pendampingan permohonan pendaftaran kekayaan intelektual (KI) yang meliputi merek, hak cipta, paten, dan desain industri.
"Kehadiran layanan klinik KI bergerak ini bertujuan untuk mengedukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya pelindungan hukum terhadap karya, inovasi, dan produk yang mereka hasilkan, terutama untuk mendongkrak daya saing ekonomi kreatif daerah," ungkap perwakilan tim layanan.
Langkah inovatif ini mendapatkan respons yang sangat positif. Stand layanan PELA KITO dipadati oleh masyarakat dan pelaku usaha yang antusias berkonsultasi mengenai prosedur pendaftaran merek dagang dan pelindungan produk-produk lokal kebanggaan Kabupaten Kaur.
Usai mengikuti rangkaian acara pembukaan festival, Kepala Kantor Wilayah, Zulhairi, S.H., M.H. meninjau langsung operasional layanan PELA KITO. Dalam kunjungannya, Kakanwil memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran Tim Kerja Bidang Pelayanan KI untuk terus konsisten meningkatkan kualitas pelayanan publik dan proaktif menjangkau masyarakat.
Menurut Zulhairi, S.H., M.H. partisipasi pada festival daerah merupakan sebuah langkah yang sangat strategis. "Kehadiran layanan kekayaan intelektual di ruang publik seperti ini adalah upaya nyata kita untuk memperluas edukasi dan akses masyarakat. Harapannya, inisiatif ini dapat mendorong lonjakan pendaftaran pelindungan kekayaan intelektual atas produk unggulan lokal, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi ekonomi kreatif di Kabupaten Kaur," tegasnya.
Sinergi yang dibangun oleh Kanwil Kementerian Hukum Bengkulu ini mendulang apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kaur. Kehadiran PELA KITO dinilai memberikan manfaat yang riil dan langsung dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam memfasilitasi legalitas kekayaan intelektual bagi para pelaku UMKM.
Ke depannya, Kanwil Kementerian Hukum Bengkulu berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum tindak lanjut yang berkelanjutan. Layanan PELA KITO akan terus digencarkan pada berbagai agenda strategis di pusat keramaian di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu, sembari terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah demi terciptanya iklim ekonomi kreatif yang terlindungi secara hukum. (HUMAS_PASTI_CERIA)
#KementerianHukum
#KemenkumBengkulu
#KanwilKemenkumBengkulu
#LayananHukumMakinMudah
#KitaMulaiCaraBaru
#PENUHCERIA #CERIA
#Zulhairi
